Laman

Senin, 11 Januari 2010

Gemerincing receh itu begitu indah bagi mereka


L embaran hijau , merah , biru dan juga abu, sungguh warna indah dari lembaran uang-uang itu.Tidak sekedar rumah mewah dan mobil mewah, ibaratnya ...mungkin lautanpun bisa ditukar dengan tumpukan simerah. Dari brankas-brankas terkunci. Lembaran demi lembaran yang dapat menjadi sang penguasa pemiliknya,padahal hanya akan menggelapkan dan menyilaukan mata.

Apakah yang perak dan kuning keemasan dari warna recehan uang itu mereka tumpuk ?...
tentunya hanya tergeletak tak berguna, mungkin terjatuhpun hanya diinjak tanpa dipungut, dengan bergumam, akh ...hanya seperak...

Padahal ...bagi para pengamen dan pengemis, recehan berwarna perak maupun emas begitu berarti walau hanya sekeping. Dengan peluh bercucuran dari penatnya matahari siang, dengan tubuh menggigil dari dinginnya malam. Recehan itu mereka kumpulkan menjadi satu agar menjadi uang berwarna hijau. Mungkin cukup untuk pengganjal perut ntah hanya cukup untuk makan pagi atau hanya makan siang saja.

Akh...gemerincing receh itu begitu indah bagi mereka.

*****

24 komentar:

  1. Fenomena yang mengiris hati. Kesenjangan yang memilukan.

    Maaf ya mbak, baru mampir nih.

    BalasHapus
  2. ALL CREW RCA MENGUCAPKAN TERIMAKASIH BANYAK DOANYA YA, MBAK. JUGA POSTINGANNYA TENTANG RCA YANG KENA HACK TEMPO HARI. OH YA, INI STREAMING KAMI YANG BARU. SALAM.

    ~icham mohammad~

    BalasHapus
  3. @Ivan kavalera > ga apa-apa kok,yang terpenting urusannya sudah selesai.

    @ streamingrca > terimakasih kembali,sukses selalu untuk RCA ya.

    BalasHapus
  4. Kenikmatan yang kita nikmati, belum tentu mereka rasa. Pun kecukupan itu, belum tentu mereka punya. Bukankah kita adalah saudara?!

    Gemerincing receh, bagai mereka terasa begitu berharga, mereka bersyukur masih bisa melihatnya. barangkali melebihi syukur kita pada lembaran merah yang kita punya.

    BalasHapus
  5. Hidup ini memang indah kalau dibuat berbagi hal positif!
    Marilah kita balajar jadi orang peduli lingkungan, membantu yang lemah dan kekurangan, mari kita lihat dibawah kita dan jangan selalu melihat diatas kita!

    BalasHapus
  6. Sesuatu yang sangat berharga bagi orang lain, seringkali disepelekan oleh sebagian besar orang.
    Andai mau berbagi dari sesuatu yang dianggap sepele....

    BalasHapus
  7. Realita sosial masyarakat kita... betapa kemakmuran belum menjadi milik seluruh lapisan rakyat Indonesia.

    BalasHapus
  8. Ya sekeping receh dengan rasa "peduli" kita, sangat berharga bagi mereka. Tenyu receh cuma simbolis bagaimana keperdulian kita bisa membantu mereka untuk bangkit.

    BalasHapus
  9. Ketika kita menganggapnya kecil, ternyata besar bagi sebagian yang lain. Nice sharing mbak Ateh.

    Maaf mbak, mo komen penulisannya boleh gak? Maaf sebelumnya. Untuk tanda koma, setelah kalimat, gunakan spasi.

    BalasHapus
  10. Sangat berharap, diri ini bisa peduli dan berempati dengan lingkungan sekitar.

    BalasHapus
  11. miris,
    daripada uangnya dibuang mending dikasih ke pengamen

    BalasHapus
  12. @Mba Anaz > terimakasih banyak mba atas koreksinya,ada beberapa setelah titk koma yang tanpa spasi yg terlewat.

    BalasHapus
  13. ini kenyataan yg sering kita jumpai...terkadang kita berkata "Ach ..cuma seratus perak, lima ratus perak" pdhl uang segitu dapat membuat senyum pengemis atau pengamen mengembang.

    BalasHapus
  14. postingan mengajak sedekah yang menggugah... thanks mbak...

    BalasHapus
  15. Sebuah ajakan sedekah
    yang amat indah
    semoga menggugah

    nice sharing

    BalasHapus
  16. walaupun tetnu saja yg pink itu jauh lebih baik kan Mi??hehehe

    BalasHapus
  17. salam sejahtera
    kunjungan balik
    tulisan di atas memberikan saya pelajaran akan sedekah
    pilihan katanya mantap

    BalasHapus
  18. Mari semua meningkatkan kepedulian kita untuk senantiasa berbagi, karena terkadang sesuatu yang tidak berarti bagi kita justru memberi manfaat yang banyak bagi seseorang.

    BalasHapus
  19. Bismillah, semoga bisa koment ...
    Itulah mengapa orangtua kita mengajarkan untuk bisa menghargai sekecil apapun uang yang keluar, sebab didalamnya terdapat nilai penghargaan bagi si kecil.

    Nice post, teh ...
    Punten nembe tiasa BW deui. kamari teh mung tiasa posting. Teu kenging bendu ya

    BalasHapus
  20. Itulah perjuangan hidup .. dan apapun serta berapapun yg didapat dengan peluh sendiri rasanya akan terasa leebih nikmat .. kata pujangga hehe.

    BalasHapus
  21. Semoga semua yang membaca postingan ini akan rajin bersedekah

    BalasHapus
  22. Let's help the other people nice article

    BalasHapus
  23. Seringkali hal kecil bagi kita namun sangat berarti bagi orang lain, artikel yang bagus bu

    BalasHapus
  24. buat kita gak berarti tapi bagi mreka sangat berarti ya

    BalasHapus

Dengan senang hati kami menerima komentarmu sahabat ,Terimakasih !