Laman

Selasa, 17 November 2009

Ruang Malam Yang Panjang


D ikala senja menutup tirai,gelap malampun mengganti kan ruang ,ruang yang luas dan panjang,dalam ruang ini aku hanya mampu melukis rasa ,kenangan demi kenangan-pun menari indah di pelupuk mata,menggodaku tuk hanyut kemasa lampau ,terkadang hati ini tersenyum bila yang melintas cerita tentang suka,tapi tak luput... merana bila ku mengingat tentang duka..kupalingkan semua yang melintas dalam benak ,agar malam berada dalam mimpi saja,tapi ...mata masih mengajakku diruang malam ,dengan mata terbuka ..kubiarkan lukisan rasa menjadi lukisan kata ,walau tak indah...bait demi bait kuisi dengan bayangan yang melintas ...

Ruang malam yang terlalu panjang , enggannya rasa kantuk mengajak mataku,dengan malam yang tersisa ,kuisi dengan bermunajat pada-Mu ,tuk mengusir rasa yang melintas tiada henti ,dalam ruang yang hening seperti tiada kehidupan...sepi dan senyap...hanya sesekali terdengar seringai anjing malam dan semilir angin yang mengipas.

Tirai malam mulai tersingkap walau baru setitik,ayampun mulai berkokok merdu dan kicau burung bersahutan ramai,,,, ...ah..malam kenapa ruangmu begitu panjang ,apakah karena kumengisinya sendiri ?......ntahlah .....

******************

23 komentar:

  1. apakah aku yg pertama kali yg datang mengetuk di ruang malam ini?

    BalasHapus
  2. wah, kereen..ternyata aku yg memang pertama he he selamat ya diri sendiri..

    BalasHapus
  3. Munajat di ruang malam yg panjang adalah salah satu manifestasi rasa kosong namun biasanya akan terisi oleh sesuatu yg lainnya yg lebih bermakna.

    BalasHapus
  4. diruang malam nan syahdu.. begitu mesra bercinta dgn-Mu. ktika hamba2-Mu sedang tertidur lelap, aku mncuri celah untuk bermesraan dgn-Mu ...

    BalasHapus
  5. tidak sendirian kok mabk

    ada kami disini...dan Dia yang selalu menjaga mbak

    :)

    BalasHapus
  6. mengharap hujan sang pecinta
    di sepertiga, menjelang gerbang fajar terkuak
    menanti yang TerCinta di atas sajadah kuasa...

    * selamat bermesraan dgnNya...

    BalasHapus
  7. Kenapa ya aku merasa dirimu bukan orang yang kurang bersemangat?? Apa hanya perasaanku saja.

    Btw, Alurkria bergerak di bidang Web Development, IT dan Multimedia. Coba deh baca di Profilku.

    BalasHapus
  8. syair ya mbak?
    kalo malem" cuma sendirian, emang nggak enak.
    rasanya lamaaaa banget untuk nunggu pagi dateng.
    heheheheh, salam kenal ya ^^

    BalasHapus
  9. Ada yang datang diantara yang pergi seperti halnya ada yang ramai diantara yang pergi.
    Kita tak akan pernah sendiri, karena Allah SWT senantiasa bersama kita

    BalasHapus
  10. ruang malam takkan terasa panjang,jika kau bersamaNYA...

    indah teh ^_^

    BalasHapus
  11. Ruang malam panjang nan syahdu. Nice post.

    BalasHapus
  12. Ya Allah, hanya diriku dan kehadiran-Mu yang kuharapkan di malam-malam yang hening ini!
    Panjangkanlah malam bila aku didekat-Mu!
    Leburlah raga ini menjadi cahaya-Mu!

    Buat mbak Ateh, dimalam yang panjang bacakanlah Surat Al Fatihah untuk dihadiahkan bagi para blogger, Insya Allah di malam yang panjang kita tidak sendirian. Dengan membaca Surat Al Fatihah sebagai doa untuk orang lain sama saja dengan mendoakan diri sendiri!

    BalasHapus
  13. aku takut untuk menghalanginya bergerak dan bertingkah lembut, karena disetiap lelap aku meminta keindahan dalam gelapku..

    salam mb

    BalasHapus
  14. ruang yang penuh makna..:) semoga refleksi dari do'a2mu berbuah manis mbak, salam kenal nich...aku follow yach!

    BalasHapus
  15. aduh mbak maaf ya telat nih membaca tulisan bagus baru bisa Blogwalking itupun minjem fasilitas sekolah

    BalasHapus
  16. Malam adalah saat yang tepat menghilangkan segala penat masalah hidup dan juga saat paling bagus berkomunikasi dengan Allah

    BalasHapus
  17. Setuju sama komennya Mas Munir Ardi! Saat yang paling bagus berkomunikasi dengan Tuhan, tenanglah.. masih ada sang rembulan yang tersenyum di langit sana.. kalaupun ia tak terlihat.. para bintang akan menari sebagai pengisi malam panjangmu..

    Lam kenal. ;)

    BalasHapus
  18. sungguh indah caramu mengisi ruang malammu yang panjang ...

    BalasHapus
  19. Mengisi ruang malam dengan sebongkah rindu kepada-Nya...

    BalasHapus
  20. Lukisan kata itu terasa begitu indah dan tersirat kelembutan di dalamnya...salam kenal dan minta izin follow blognya

    BalasHapus
  21. Ambil wuduk dan bertahajutlah ...
    Tumpah curahkan segala rasa yang ada
    kepada sang pencipta...

    BalasHapus
  22. @ To All ; semoga malam ini tak terlalu panjang ,biarkan sertiga malam aku terbangun untuk mensyukuri nikmat yang telah memberikan tidur lelap .

    BalasHapus

Dengan senang hati kami menerima komentarmu sahabat ,Terimakasih !