Laman

Minggu, 20 Juni 2010

Hikmah Dari Sebuah Kesadaran


Jangan jadikan duka sebagai teman lara, walau lara menghujam
Simaklah catatan duka, ada tulisan hikmah tercatat
Bukalah lembaran kertas duka
Baca dan pahami, arti duka
Jangan kau simpan dialmari hati
Bak api dalam sekam


Setelah duka (ku ) dibaca dan dipahami
Tersimpan sejuta hikmah
Dan kucatat kertas duka dengan ucapan terimaksih

Dengan duka ini
Justru, Langkahku ringan
Tuk meraih asa dan harapan yang tertunda
cintaku pada-NYA bertambah
rinduku pada-NYA terbalas

Ternyata, dibalik duka (ku)
Ada jalan luas terbentang
Memberi ruang (ku)
Agar kuberjalan tanpa rintangan
menuju-NYA

Kujadikan duka(ku) menjadi suka(ku)
karena asma-NYA tak henti mengiringi
dan menghentikan lara dan air mata

Terkadang kucari kembali duka itu
Setelah semuanya pergi
Kurindukan, bukan dengan air mata
tetapi kurindukan anugerah dan karunia
sebuah kenikmatan hati
dari kesadaran dan kesabaran.

Ruang hikmah, 20 juni 2010

35 komentar:

  1. sebuah renungan yang indah,,
    dibalik duka selalu ada hikmah dan kekuatan..

    salam, langit^^

    BalasHapus
  2. mantab...
    duka sebagai mediasi pendekatan kepadaNya.

    BalasHapus
  3. Terimakasih atas pencerahanya, dini hari yg mem-berkah bisa datang kesini membaca Ruang Hikamah

    BalasHapus
  4. Puisi yang mencerahkan mba'.

    BalasHapus
  5. semoga yang berteman duka akan semakin arif dan bijaksana dan tidak akan merasakan duka lagi di hari kemudian

    BalasHapus
  6. rangkai kata yg indah bermakna dlm smoga mnjd pencerahan untuk kita smua..

    BalasHapus
  7. Semoga senantiasa menjadi kenikmatan hati. Amin.

    BalasHapus
  8. Semoga duka kita adalah titian tangga buat untuk menuju kearifan njih Bu..
    Terima kasih sudah berbagi..

    BalasHapus
  9. sangat patut utk direnungkan.. :)

    BalasHapus
  10. Duka menjadi teman...ternyata tak seburuk yg dibayangkan ya trh )panggil teteh aja ya ternyata sama2 org sunda hehe)

    BalasHapus
  11. betapa sulit membangun kesadaran kita. mudah2an kita terhindar dari segala yang merugikan.. :D

    BalasHapus
  12. salam sobat
    kita harus menerima duka ataupun suka mba.
    mengambil hikmah dari kesadaran dan kesabaran yaitu sebuah kenikmatan hati.
    apa kabar mba,,lama tidak berkunjung ke S.A?

    BalasHapus
  13. Indahnya, saat kesadaran meraja di hati, duka jadi sebuah titian menuju kemuliaan, sebab didalamnya terkandung hikmah yang besar, yang dititipkan Allah untuk kita.
    Iya Teh, ... abdi rehat dulu sebentar di FB.
    ani-garut

    BalasHapus
  14. Mungkin kau berpikir duka itu racun yang kan membunuhmu dengan perlahan.
    namun sungguh, ia adalah semanis-manisnya madu, takkan pernah ia membunuhmu.
    lam knal yag...

    BalasHapus
  15. Sungguh indah + penuh makna..
    salam hangat selalu...

    BalasHapus
  16. manakala pemahaman akan hikmah sebuah peristiwa sudah didalami maka duka-pun akan berubah jadi suka.
    Salam hangat selalu.

    BalasHapus
  17. Duka adalah ujian dan mengingatkan akan kenikmatan dan kebahagiaan adalah anugerah Allah, dimana kita harus selalu mensyukurinya baik suka maupun duka!

    BalasHapus
  18. Butuh proses belajar yg cukup lama bagiku utk bisa dalam tingkat kesadaran setinggi itu mbak...
    Semoga saja tak lama lagi aku akan mampu menyelami kedalaman misteri hidup ini. :D

    BalasHapus
  19. belajar dari kesalahan.. maka dari itu teruslah bersyukur. :)

    BalasHapus
  20. Belajar pada duka dan kesadaran...
    Sepakat, Mbak...

    BalasHapus
  21. perjalanan kita memberi rasa suka dan duka. Keduanya memberi hikmah yang bisa jumput untuk kebaikan kita esok hari. hmmmm...

    Kbr baik teh?

    BalasHapus
  22. rangkaian katanya selalu indah mbak, met sore mbakkk....maaf baru berkunjung, :)

    BalasHapus
  23. ah... kesabaran dan kesadaran, dukaku akan hilang dan karam, dukaku akan berbuah manis semanis yang menulis :P

    keren !

    BalasHapus
  24. woow ibu.. komenya banyak yaa.. seruu seruu..

    BalasHapus
  25. sebuah renungan hidup yang kudu direnungakan dalam hidup. dan manusia harus sadar dengan kehidupannya..^^

    BalasHapus
  26. Dengan sadar pula aku berkata "aku sedang bahagiaaaa".
    Kelihatan ga teh, kalo aku sedang bahagia?! hehee..

    BalasHapus
  27. Mbak Latifah
    Setahuku 'duka' itu adalah pembelajaran yang cukup lengkap dan sempurna dari NYA

    Kalopun lara bathin, itu hanya permainan pola fikir dan perasaan.

    Allah karuniakan kita dengan AKAL agar kita bisa ambil hikmah dan lebih siap untuk pelajaran berikutnya.

    Oh ya...bila sempet mampir, mainlah ke blog ku, kita bisa share disana
    http://satriojatim.blogspot.com/
    http://obrolanblogger.blogspot.com/
    http://indonesiatraveling1.blogspot.com/
    makasih -salam buatmu
    satrio

    BalasHapus
  28. duka adalah proses untuk menjadi manusia yg lebih baik :D

    BalasHapus
  29. kesadaran akal harus tetap pakai hati nurani :)

    BalasHapus
  30. kalo gak kotor gak belajar (iklan)
    tapi sebaiknya gak kotor ya
    yak pembelajaran yang bagus

    BalasHapus
  31. mampir malam menengok sahabat

    BalasHapus
  32. Bila kita sabar pasti semua masalah ada jalan keluarnya. dan kesadaran dari diri sendiri yang dapat mengontrol semua sikap dan emosi untuk berbuat baik kepada orang lain.

    BalasHapus
  33. Emakkkkkkkkkkkkkkkkkkk

    BalasHapus

Dengan senang hati kami menerima komentarmu sahabat ,Terimakasih !