Laman

Minggu, 02 Mei 2010

Seorang Anak Ibarat Tanaman Rambat



Anak kecil itu menjerit…mengaduh, Memohon agar hati nurani digunakan
Kepada…mereka sang premanisme, Yang menganiaya hati dan hidupnya.

Aku tidak tahu apa itu mencuri
Aku tidak tahu apa itu berbohong
Aku tidak tahu apa itu dosa
Aku tidak tahu apa itu surga dan neraka


Aku hanya tahu
Bagaimana mengisi perut agar kenyang
Dan tak perduli dari mana aku mendapatkannya

Aku hanya tahu
Mencuri itu ternyata menyenangkan
Karena dengan itu tanpa harus banting tulang dan mengucurkan keringat

Karena….
Tak ada nasehat dan pendidikan yang kudapat
Hariku…yang kuisi tanpa aturan
Karena itulah yang aku dapatkan

Jalanan yang kejam sebuah kehidupan dari gambaran keliaran tanpa ada aturan. Yang membawa mereka menjadi anak-anak jalanan yang liar . Disana terbentuklah, anak-anak yang tak bermoral, dari arahan sang premanisme, Mungkin orangtua, kakek dan buyutnya lah sang premanisme itu sendiri ?...ntahlah…

Sangat miris menyayat hati melihatnya tanpa kita dapat berbuat dan bertindak. Mungkinkah akan dan tetap seperti ini negeri yang kita cintai ? ya…sepertinya akan tetap menjadi pelengkap tiap-tiap jalanan yang dihiasi oleh gedung-gedung yang sangat megah dan mewah.

Seorang Anak itu ibarat pohon rambat yang harus kita arahkan agar tertata rapi, kesempatan untuk mendidik dan merawat buah hati kita janganlah disia-siakan, tanpa orangtua dan guru mereka tak akan ada yang mengarahkan kemana mereka akan berjalan. Jadilah orangtua dan guru yang bijak bagi mereka.

28 komentar:

  1. ^__^ mkashy mba buat postingan inspiratifnyaa... walaupun elok belum jadi seorang orang tua, seenggak bisa jadi bekal kelak..

    ^__^

    BalasHapus
  2. Anak adalah selembar kertas putih...dan prumpamaan di atas..ibarat pohon rambat juga sangat pas. Postingan indah di dini hari.

    BalasHapus
  3. maksih mbah atas nasehatnya, kelak berguna buat saya. kalo tanamannya dah ada , hehe

    BalasHapus
  4. anakku permata hatiku takkan kubiarkan engkau terhempas oleh kejamnya dunia jadilah penghias dunia ini dengan perbuatan yang baik selama hidup

    BalasHapus
  5. dan anak-anak ibarat tempat untuk menanam. Benih yang baik akan melahirkan buah yang baik pula. Inspiratif, Teh ... terima kasih.
    Hapunten nembe tiasa linggih

    BalasHapus
  6. anak adalah titpan berharga dari sang pencipta,karunia terindah

    nice mba,"Seorang Anak itu ibarat pohon rambat yang harus kita arahkan agar tertata rapi"

    met pagi, moga sukses selalu

    BalasHapus
  7. sangat banyak kasus2 anak jalanan/terlantar dan terabaikaan.
    mereka menunggu uluran tangan untuk mengarahkan mereka.

    BalasHapus
  8. Anakku, amanahNYA.... :) Renungan yang indah mbak :)

    BalasHapus
  9. semoga kita dikaruniai anak-anak yang shaleh dan shalehah....aamin,

    salam kenal mbak, bloger anyar, mohon bimbingannya

    BalasHapus
  10. Bagus banget nih mbak postingannya. Makasih udah mengingatkan.

    BalasHapus
  11. mungkin ada benarnya pepatah barat :
    "like father like son" kalo ingin akhlak anak baik, kita orang tuanya harus berakhlak baik dulu..
    "Rabbanaa hablanaa min ladunka djuriyatan thoybah, innakas sami'ud du'aa.."

    BalasHapus
  12. cerita tentang anak jalanan ya mbak :-)

    BalasHapus
  13. bener banget orang tua harus jadi panutan yang baik buat anakny!!

    BalasHapus
  14. Anak itu harus dijaga sob .. Karena anak adalah titpan dari Sang pencipta .. ^

    BalasHapus
  15. anak adalah amanah,
    kmana akan dibawa amanah itu,
    tergantung yang membawa.

    dia dilahirkan dalam keadaan fitrah...suci...

    BalasHapus
  16. Anak adalah titipan maka bentuklah ia dengan penuh cinta dan kasih sayang...

    Betul pisan teh, anak mah kumaha kolot jeung guru nu ngajarkeunnana

    BalasHapus
  17. kadang sayang banget ada orang yang menyia-nyiakan anugrah anak dari tuhan.:(

    BalasHapus
  18. Kita bina mereka dengan gotong-royong!

    BalasHapus
  19. Kita jaga dan didik anak-anak kita agar tidak meninggalkan beban bagi orang lain!

    BalasHapus
  20. Makasih atas kunjungan nya dan juga follow nya ....ne udh aku follow balik ....salam kenal ya.....
    tukaran link yuk!!!

    http://ketapang-insight.blogspot.com

    BalasHapus
  21. kisah yang sungguh mengharukan,,,,

    BalasHapus
  22. Seperti halnya pepatah sunda mengatakan, uyah mah tara tees ka luhur,,,

    BalasHapus
  23. yapz memang betul banget seorang anak takan jauh berbeda dengan ortunya...

    BalasHapus
  24. sipp,,,
    kisah yang sangat menarik dan menyentuh nich mba...

    BalasHapus
  25. makanya jadilah ibu atau bapak yang baik buat anaknya....

    BalasHapus

Dengan senang hati kami menerima komentarmu sahabat ,Terimakasih !