Laman

Sabtu, 27 Juni 2009

Dahulukan Kekasih


glitter-graphics.com


S eringkali keangkuhan ego seorang pecinta tampil di depan. Lalu angkuh dan ego itu memimpin sikap dan perilakunya kepada kekasih. Sehingga sang kekasih akan membalasnya secara naluriah untuk menggunakan egonya pula dalam setiap sikap dan perbuatan.
Ketika seorang pecinta mendahulukan kepentingannya. Menganggap setiap urusannya jauh lebih penting ketimbang urusan kekasihnya. Merasa perkaranya lebih utama. Merasa kebutuhannya harus dipenuhi lebih dulu. Maka yang terjadi adalah sang kekasih melakukan pembalasan (yang seringkali) secara bawah sadar. Jika dia pernah menerima penghinaan kata, maka suatu saat dia akan membalasnya dengan penghinaan kata. Jika harga dirinya pernah dilecehkan, dia akan membalasnya dengan pelecehan serupa. Jika kehormatannya direndahkan, maka suatu saat dia akan membalasnya dengan merendahkan kehormatan pula. Jika perkaranya diremehkan, maka tunggulah pembalasan setimpal darinya. Kesemua balasan itu seringkali muncul secara bawah sadar. Sebab setiap sakit hati yang disebabkan oleh sikap dan perbuatan orang di luar dirinya (termasuk kekasih) akan menorehkan luka di permukaan hatinya. Suatu saat, luka ini “memerintahkannya” melakukan pembalasan jika kesempatan telah terbuka.
Sebab itulah, angkuh dan ego adalah sumber buruk yang bukan saja menggerus romantisme sepasang kekasih, tapi juga menimbulkan keretakan hubungan keduanya. Jauhkanlah ego dari sikap, kata dan perbuatan. Jangan biarkan ego memimpin. Jangan biarkan ego menjadi ibu yang melahirkan perilaku sehari-hari. Dahulukan kekasih, maka dia akan mendahulukanmu. Utamakan dia, maka dia akan mengutamakanmu. Hargai setiap kata dan perbuatan yang dilakukannya. Maka dia akan menghargaimu dengan sukarela. Sayangi dia sepenuh hati. Maka dia akan menyayangimu dengan segenap nurani.

Cinta adalah kasih sayang yang tersaji
Seolah kekasih akan meninggal esok hari
Tak ada insan yang mampu lakukan ini
Sebelum hati kecilnya menjadi suci
Bersih dari kerak-kerak keangkuhan hati

Sumber situs cinta suami- istri

10 komentar:

  1. Mencintai dengan hati...
    cermin tuk membedakan antara cinta dan nafsu

    BalasHapus
  2. Cinta tak lain adalah sebuah prasasti
    yang terbangun di pinggir pantai prahara
    satu hal yang membuatnya kokoh berdiri
    ialah keteguhan hati untuk selalu setia.

    dapat copas dari site yang sama teh....

    BalasHapus
  3. Jangan pernah menganggap cinta adalah sebuah hiasan hingga suatu saat kejenuhan kan menerpa,karna nafsu dan EGOISME diri adalah manusiawi yang harus kita kuasai dan siasati ...:)

    BalasHapus
  4. apapun bentuk sebuah hubungan buat saya saya intinya adalah "kompromi"

    BalasHapus
  5. bener banget mbak. selama kita bisa menghargai dia, pasti juga sebaliknya dia akan menghargai kita.
    dan kalau kita menyayanginya dengan tulus., pasti kita juga akan mendapatkan rasa sayang yang tulus juga dari dia.

    BalasHapus
  6. intinya...jangan melakukan sesuatu hal yang kamu tidak ingin orang lain melakukannya terhadapmu, begitu ya kira2. hihikz,:D

    BalasHapus
  7. Setuju dg yg ditulis mas Trimatra, mbak.
    Wah... posting yg bagus sekali... Aku jadi semakin tercerahkan nih.. (^_^)

    BalasHapus
  8. Mohon ma'af non..
    Link blognya uda tak save di Blog Link..
    Bannernya juga uda tak save...ukurannya tak ubah yaa..menyesuaikan dengan yang lain...ok..semangat terus.. :)

    BalasHapus
  9. Cinta hakiki, membaca cinta hakiki ini jadi kangen sama seseorang...

    BalasHapus
  10. Mendahulukan perempuan dalam beberapa hal adalah salah satu yg dicontohkan Rasulullah, SAW terhadap isteri2 beliau. Tapi beliau lebih mendahulukan lagi Allah, SWT. Sebuah kisah yg bagus. Inspiratif dan manis. Menghentak-hentak, memaksa renungan.

    BalasHapus

Dengan senang hati kami menerima komentarmu sahabat ,Terimakasih !