Laman

Jumat, 29 Januari 2010

Sudah pinjam, Sial lagi.

S eperti biasa didaerah perkotaan jakarta, bila tengah malam dini hari, selalu ada razia mobil-mobil mewah untuk diperiksa.
Karena justru mobil mewah dicurigai membawa barang-barang terlarang, mungkin juga wanita terlarang alias PSK.

Terlihat mobil BMW merah seri 7, sedang diperiksa oleh polisi lalu lintas, petugas razia.

" Maaf pak, mohon lihat kartu indentitasnya !" seru pak polisi itu sopan
Sang supir dan merangkap pemilik mobil itu, menyerahkan KTP dan SIM.

Setelah diintograsi dengan dihujani beberapa pertanyaan berbelit-belit, pak polisi itu menanyakan seseorang yang disamping sang sopir, yaitu wanita muda sekitar usia 30 thn.

Sialnya, kartu indentitas sang wanita tertinggal. Akhirnya pasangan sial itu, disuruhnya keluar mobil untuk diperiksa lebih detail.
Padahal sang sopir yang suami wanita itu, sudah menjelaskan bahwa wanita tersebut adalah istrinya, jilbab yang dikenakan oleh wanita itupun tetap tak dipercayainya oleh polisi tersebut.
Karena ketelitiannya, polisi itu tidak mau dikelabui oleh pasangan tersebut.Dan sebenarnyapun pasangan tersebut memang jujur adalah suami istri.

Akhirnya dengan bla..bla...bla...sedikit perdebatan terjadi diantara mereka.Ujung-ujungnya, seperti biasa, penyelesaiaan dengan jalan pintas, pasangan tersebut agar terbebas hanya dengan, ya...dengan ...uang !.

Setelah diselesaikan dengan jalan pintas, akhirnya mereka pun dipersilakan masuk kembali kedalam mobil.

Sambil, mengucapkan terimakasih polisi tersebut, memberi saran kepada pasangan yang sial itu.
" Lain kali, jilbab jangan dijadikan tameng ya bos, mana ada tengah malam begini, seorang wanita muda berjilbab jalan dengan lelaki seperti anda !"
ujar polisi tersebut nyeleneh .Padahal lelaki tersebut terlihat berpakaian sopan, sama sekali tidak terlihat lelaki hidung belang pada dirinya, aneh memang.

Wanita tersebut tetap saja dituduh bukan wanita baik-baik, padahal sudah jelas berjilbab dan berpakain santun. Mungkin itulah " imej " wanita berjalan ditengah malam, biarpun didampingi suami sekalipun, tetap saja " imej " nya apa yang disangka oleh polisi tadi. Yaitu wanita kurang baik.

Tanpa perlawanan dan dengan sabar suami wanita tersebut, akhirnya mengeluarkan sebuah kartu nama status pekerjaannnya, yaitu seorang pengasuh pesantren diJakarta.Dengan muka memerah akhirnya polisi tersebut meminta maaf.Karena merasa malu oleh status "sandaraan-nya" itu.

Kesialan kadang terjadi terhadap siapapun, seperti halnya pasangan yang sial tersebut, padahal mobil mewahnya pun dapat meminjam kepada temannya , karena kebetulan pasangan tersebut akan marayakan anniversary pernikahan.



* Cerita tersebut, adalah cerita fakta, dan, stttt ....itu adalah pengalaman saya hehe...sial sekali ya !

23 komentar:

  1. hahahaha polisinya nasehati orang tapi dia sendiri berbuat salah....dan ketemu batunya! batunya dimana tadi naruhnya!
    Peringatan buat semua yang berjibab dan bersorban jangan keluar malam, apa yang lain bebas yaaa!
    Sukses untuk Anda! Jangan keluar malam lagi yaaa!

    BalasHapus
  2. haha... kasihan... umpama meludah ke langit.

    BalasHapus
  3. Lain kali, jangan pernah lupa bawa kartu identitas dong mbak. Tapi semua ada hikmahnya kan.

    BalasHapus
  4. Sabar harus selalu dijaga...
    Bukankah ALLAH akan selalu bersama orang yang sabar.

    ironic story ...

    BalasHapus
  5. Kita ambil pelajaran di dua sisi, buat polisi siaga selalu, tapi jangan ada embel-embelnya nego! Buat pengendara identitas harus dibawa, lain kali jangan kasih uang jajan! Jadi kebiasaan nanti!
    Yang comment juga pernah nego, duh potret diriku dan negeriku!

    BalasHapus
  6. dasar oknum polisi
    mbikin susah
    aaaaaaaaarrrrgghhhh..

    sabarya mba

    BalasHapus
  7. Oknum2 polisi itu sepertinya mesti ikut suami mba Latifah ke pesantren biar bisa belajar akhlak & sopan santun..he..he

    BalasHapus
  8. Ups... makanya KTP jangan disimpen di lemari... tuh kan sial jadinya.

    BalasHapus
  9. Ijin, amankan dulu nomer 10 yaaaa

    BalasHapus
  10. ternyata itulah gunanya membawa kartu identitas, biar tidak di curigai yang macam- macam

    BalasHapus
  11. mari kita ambil hikmahnya.. dan ambil sebagai pelajarn utk jadi lebih baik.... keep spirit.. :D

    BalasHapus
  12. cie..cie...maunya bermesraan ma suami, eh kena sial..hehe, gpp mbak yang begitu malah lucu 'kan kalo diingat..btw, kapan anniversary nya kok kita ga diundang?...:D

    BalasHapus
  13. @ Mbak Zahra > itu empat tahun yang lalu, hanya saja kalo diingat lucu, benar apa kata mbak hehe.

    Anniversarynya 20 mei mbak :)

    BalasHapus
  14. iya, kayaknya perlu ada jam malam buat para jilbaber

    BalasHapus
  15. Coba seandainya polisi itu kenal it dan seorang blogger pasti nggak akan terjadi , siapa yg nggak kenal latifah hizbul, maka pastinya dia bukan blogger

    BalasHapus
  16. hahah
    dasar sial
    salam kenal mbaak

    BalasHapus
  17. Namanya juga nasib mbak... Sial ya tetep aja sial. Pa lagi klo berhadapan dgn polisi yg suka duit. Sebel pisan lah !!!!

    BalasHapus
  18. apakah selamanya polisi itu jahat, apakah selamanya polisi itu kejam, apakah selamanya dia datang tuk menghantam, waduh salah nih mbak politik rupanya bukan polisi

    BalasHapus
  19. pengalaman lucu sekaligus menyedihkan

    BalasHapus
  20. semoga polisi itu nggak sering salah tangkap lagi yah

    BalasHapus
  21. Ya ampun.., maunya senang-2 dg suami malah dapat 'sial' hehehe

    BalasHapus
  22. kasian juga ya,,,
    inilah jaman,segala sesuatu pun patut dicurigai tapi seharusnya sich jangan sampe keterlaluan seperti itu,,,

    BalasHapus

Dengan senang hati kami menerima komentarmu sahabat ,Terimakasih !