Laman

Selasa, 14 Juli 2009

Letakkan Hati Kekasih Di Atas


Cinta Nama lain dari keteguhan hati
Tuk selalu letakkan hati kekasih berada diatas
Demi lancarkan sebuah pelayaran yang diretas
Menuju pulau kebahagiaan

Syair diatas menggambarkan bahwa cinta adalah komitmen. Komitmen untuk menghormati, menghargai dan meletakkan hati kekasih berada diatas hati kita sendiri. Muhammad, pria paling romantis di muka bumi ini memberi pesan penting bagi kita agar selalu membalas kebaikan orang lain dengan balasan yang lebih baik atau setidaknya setimpal. Jika kepada orang lain saja kita dianjurkan memberi yang lebih baik, maka tentunya kepada kekasih sendiri juga begitu atau bahkan lebih baik lagi.
Namun komitmen dan kesungguhan untuk menghormati, menghargai dan mencintai kekasih sama seperti diri sendiri sangatlah sulit. Apalagi meletakkan hatinya diatas hati kita, tentu lebih sulit lagi. Ini karena setiap orang memiliki ego. Ego untuk mementingkan dirinya sendiri. Ego untuk mencintai dirinya sendiri. Ego untuk membuat dirinya sendiri nyaman dan menomorduakan kenyamanan orang lain. Ego untuk membenarkan pendapat sendiri. Ego untuk memandang eksistensi dirinya lebih penting dari orang lain. Ego untuk menganggap jasanya lebih tinggi dan lebih banyak ketimbang orang lain. Ego untuk mempersalahkan orang lain ketika terjadi sesuatu. Ego untuk menang sendiri dalam setiap perselisihan tanpa memandang secara adil duduk perkaranya. Ego, untuk bukannya minta maaf terhadap kekeliruan, tapi membela diri habis-habisan dengan berbagai cara. Ego untuk melimpahkan tugas dan tanggungjawab kepada orang lain. Dan ego-ego lainnya yang mempersulit upaya “meletakkan hati kekasih diatas”.
Ego-ego (negatif) seperti diatas memang tak bisa dibuang (kecuali orang-orang berderajat tertentu saja yang bisa), tetapi bisa dikendalikan dan dikekang. Ego bagaikan kuda liar yang tak pernah mau tunduk kepada siapapun. Ego selalu ingin mengendalikan, tidak dikendalikan. Oleh karena untuk mengekangnya dibutuhkan kekuatan dahsyat dari dalam diri. Kekuatan dahsyat ini diperoleh dari kelembutan hati. Maka wahai pecinta, jika engkau ingin meletakkan hati kekasih berada diatas, menghormati, menghargai serta mencintai dengan setulusnya, maka perlembutlah hatimu. Mengalahlah untuknya. Setelah engkau bisa mengendalikan egomu sendiri, maka engkau akan punya peluang yang sangat besar untuk bisa mengendalikan ego kekasihmu. Tetapi jika egomu sendiri tak bisa kau kendalikan, maka jangan bermimpi bisa mengendalikan ego kekasih.

19 komentar:

  1. pesan terakhirnya kereeen...

    orang bijak bilang,
    'kuasai hatimu,kuasai nafsumu...
    maka engkau akan bisa menguasai jiwa seseorang'
    [tau bener-tau ngga deh :D]

    nice share teh....

    BalasHapus
  2. @ Sikumb@ng : Makasih banyak bang moel..

    orang bijak bilang,
    'kuasai hatimu,kuasai nafsumu...
    maka engkau akan bisa menguasai jiwa seseorang'
    [tau bener-tau ngga deh :D]
    kalo bisa melakukan ya..bener bang..
    tapi klo tidak bisa melakukannya.. ya.. ga tau ...{ ntar nungu jawaban dari yg laen aja hehe }

    BalasHapus
  3. Ibu Latifah yg saya hormati ,saya bangga denganmu,namamu bak mawar yg harum semerbak ,didunia maya dan didunia nyata,saya terharu dan kaget kalo ini adalah blog Ibu yg saya kagumi.Ternyata didunia mayapun namamu harum semerbak..semoga blog ibu menjadi kan pencerahan yg sangat bermanfaat buat umat .salam anak rohanimu...

    BalasHapus
  4. Karya yg bijak berasal dari hati yg bijak dan jiwa luhur para penulisnya. Tulisan2 mbak Latifah selalu saja membuat terkesima. Salut.

    BalasHapus
  5. @ ivan kavalera : itulah mengapa aku ingin sekali jadi follower blog ibu ini , tapi selalu gagal untuk submit.

    BalasHapus
  6. wow keren emang teteh saya paling jago kalau nulis artikel mantap pisan teh siiiiiip lah

    BalasHapus
  7. di tunggu artikel cinta selanjutnya teh sukses selalu untuk tewteh

    BalasHapus
  8. IBUyg budiman ..Salam sungkem dariku.
    Suatu hari aku melihat wajahmu sendu karna duka yg dalam .tapi kau mampu menutupi semua dengan kejernihan hati dan kelapangan nya.kau benar2 uswahtun hasanah bagi kami semua .kau bagaikan cahaya dikegelapan malam yg menerangi kegelapan hati kami .semua muncul dari aura kesabaran dan ketegaran mu.langkahmu ,tatapanmu dan tuturkatamu semua adalah pengobat lara hati kami...terimakasih IBU di dunia mayapun kau tebarkan senyum dengan tulisan2 hatimu...
    salam rindu selalu

    BalasHapus
  9. @ All : tak dapat berkata2 ..hanya mampu berucap syukron jazakumullah khoiron kastiro...

    BalasHapus
  10. @ TRIMATRA, kok gak bisa submit mas? dicoba terus...

    BalasHapus
  11. Dahulukan kekasih,
    maka dia akan mendahulukanmu. Utamakan dia,
    maka dia akan mengutamakanmu.
    Hargai setiap kata dan perbuatan yang dilakukannya,
    maka dia akan menghargaimu dengan sukarela.
    Sayangi dia sepenuh hati,
    maka dia akan menyayangimu dengan segenap nurani.

    BalasHapus
  12. orang yang paling kuat adalah orang yang mampu mengendalikan egonya....
    postingannya keren banget mbak

    BalasHapus
  13. waaaahhhh kerennnnnnnn...makasih mbak pencerahannya

    BalasHapus
  14. Jadi intinya kita harus "membenahi" diri dulu ya...?
    Makasih sudah sharing ya mbak..

    BalasHapus
  15. @ Set@wan D :Wah ..bagus sekali pak tambahan nya,makasih bnyk pak...
    @ feri @ buwell @ Reni : terimakasih banyak...

    BalasHapus
  16. thanks ya mba...
    artikel yang sangat menarik untuk di simak,,,
    banyak sekali makna yang terkandung di dalamnya...

    BalasHapus
  17. yapz,,,
    memang sulit untuk meletakan hati kekasih diatas,,
    karena ke egoanku yang tak mau mengalah,,,

    BalasHapus
  18. Oke thanks, artikel yang sangat menarik,,,,

    BalasHapus
  19. This is a very good article .. Thank you .. have a great day!.! happy blogging ...

    BalasHapus

Dengan senang hati kami menerima komentarmu sahabat ,Terimakasih !